Ours

Ours

Tuesday, 29 March 2016

When Our Nanny Sick (Easter Day)

Akhirnya tumbang juga baby sitter ku si sus Puji ini, setelah sekian lama ngerawat anak2ku yang bapil. Anak2 sembuh, susternya radang tenggorokan.
Selama 3 tahun lebih kerja di tempatku, Puji ini hampir ga pernah sakit berat, bapil aja palingan dan minum obat sirup umum sembuh dah.
Tapi Rabu lalu aku lihat mukanya merah semua, dan pas kupegang yak demam aja ya. Gitu dia kayaknya sungkan dan ga mau ke dokter, tapi aku paksa dengan dalih biar cepet selesai karena anak2 kan baru aja sembuh.

Emang lagi wabah sih di Surabaya, demam batuk pilek. Demamnya ada yang 3 hari ada yang 5 hari, tergantung ketularan virus apa. Ga cuma anak kecil tapi juga orang dewasa kena juga. 2 orang temenku tumbang kena virus itu, ga terkecuali sus Puji.

Diagnosa dokter katanya sih radang amandel, mirip sama penyakit Kimmy di Jakarta itu. Aku suruh dia istirahat karena besoknya aku bolos, Jumat libur kan, jadi pas.
Orangnya sih ga mau, dia bolak balik turun dari kamar mau urusin anak2.Tapi aku tetep kekeuh suruh dia ga boleh urusin anak2. Nanti nularin lagi, duh gusti....tobat ya, sampe malu telp apotik beli obat batuk.

Pengen niru ibu2 di sosmed yang terkenal dengan keandalannya mengasuh anak, aku juga dong hihihi
Jadi Kamis itu aku terbang beli telur mainan, borci2, mata mainan, ceritanya mau bikin hasta karya ala easter atau Paskah. Jadi siang itu kita bikin keranjang isi humpty dumpty.
Keranjangnya dari karton manila yang dianyam warna warni, trus telurnya bisa dihias pake borci warna warni juga. Kalo kata para ahli ini namanya melatih motorik halus, karena mereka menempel, menganyam yang membutuhkan koordinasi mata dan tangan. Dan melatih kreativitasnya juga.

Keterampilan motorik halus adalah suatu pelaksanaan yang terlatih dan merupakan suatu rangkaian kondisi yang melibatkan perbedaan isyarat dan koreksi kesalahan yang berkesinambungan dari kemampuan fisik ( tangan ) untuk menggunakan suatu media yang membutuhkan koordinasi mata dan tangan serta otot - otot kecil atau otot – otot halus (hasil pencarian mesin google)

Keren kan?
Tapi pada kenyataannya, cuma Kimmy yang doyan merangkai, menempel, dan bikin keranjang dengan menganyam. Kenzo cuma separoh jalan menganyam, dia paling suka menempel mata, karena matanya bisa goyang2. Paling parah Kayden, dia cuma bilang 'gak bisaaa, ga bisaaaa' tanpa usaha sama sekali. Bahkan disentuh aja enggak itu anyamannya, dia cuma menatap kertas2 dipangkuannya dan memelas ngomong ga bisaaaa, Kimmy akhirnya yang menganyam keranjang Kayden. Menempel juga Kayden ga suka, lagi2 dia bilang 'Kayden ga bisaaaaa' tetep tanpa usaha apapun, jadi pingin tau dia di kelas kek gimana ya? Gurunya gimana caranya bisa bikin Kayden menempel dan menggunting sendiri.
Trus Kayden bisanya apa? Kayden bisa mengaduk2 borci di mangkuk yang bling2 itu trus dihambur2kan ke lantai, yang langsung diikutin sama Kenzo. Berdua mereka main hujan2an dengan borci2 bling2. Ga cuma di lantai, itu borci nempel di kaki paha tangan mereka berdua. Borci itu susah dilepas, dan mereka berdua ga suka di badannya nempel borci2 bling, mereka cuma suka borcinya menyebar di lantai berwarna warni. Jadi mereka melakukan apa? Mereka mengibas2 tangan dan kakinya sambil berlari2 ga mau mandi. Jadi itu borci mencetat kemana2 sampai ke kamar mandi #lap keringet
Untung ini bukan lebaran ya, jadi masih ada mbak yang bersihin borci2nya.
Hasta karya yang seharusnya diprediksi makan waktu sejam, meleset jadi setengah jam aja. Bentar banget ya, kan ibu teladan ini jadi bingung sisa hari mau ngapain secara siangnya cuma beli telur sama borci.
Thanks to mbak yang bersihin serpihan borcinya
Sore habis mandi, kupas buah dong biar 4 sehat 5 sempurna, anak banyak serat, pup lancar. Ada alpukat trus aku kasih ovomaltine biar enak. Sus bilang anak2 kurang suka alpukat, mereka cuma suka kalo dikasih banyak Milo yang dicampur ke alpukatnya. Jadi aku kupas 2 buah alpukat langsung, bejek2 pake ovomaltine, dan suapin ke mereka. Separuh mangkuk aja yang habis, sisanya masuk ke perut mamanya yang udah naik 2 kg sejak ga nge gym ini. Alpukat lengkap dengan Ovomaltine penuh fat itu. eeeeaaaa....

Karena kehabisan bahan dan bingung mau ngapain, akhirnya lego dikeluarin. Educated banget kan lego itu katanya? Motorik halus juga toh ya? Dan mereka juga berkreasi dan meningkatkan kreativitas. hehehe
Dan main lego itu bisa sejam-an lebih lo....hehehe.

Malamnya, kita bobok pisah. Karena Kenzo kadang masih batuk, jadi dia bobok sama papanya. Kayden dan Kimmy sama mamanya di kamar anak.
Kami berdua (aku dan Sam) jelas bukan morning person. Sedangkan anak2ku morning person, yang menyebabkan kita berdua menderita kalo pas Lebaran. Jam 6 sudah melek semua anak2 kecuali Kimmy.
Ternyata oh ternyata, setelah dipisah gini baru ketauan siapa si morning person tulen.
Kayden! Dia jam 5 pagi udah melek ketip2 dan gangguin saudara2nya. Sementara Kenzo di kamar papanya masih nyenyak sampai jam 7, berkat Kayden di kamar anak, aku Kimmy dan Kayden sudah keluar kamar jam 6 pagi.
Besoknya, kita tuker dong, mungkin kalo suasana sepi dan mendukung, Kayden bisa tidur lebih lama. Jadi Kayden bobok sama Sam. Jam 6.30 aku buka pintu kamarku, disambut dengan gembira oleh Kayden yang sudah ngoceh2 dan nyanyi2 sendiri di samping Sam yang masih bobok entah dari jam berapa. Kayden langsung matanya membulat dan turun dari bed, lari keluar kamar, kayak anak habis disekap aja hehehe
Sam mengeluh dia bilang lain kali dia bobok sama Kenzo atau Kimmy aja, lebih anteng.

Acara ke gereja pun jadi tidak biasa. Karena sus walaupun ga masuk kelas sekolah minggu, tapi dia standby bersama suster lainnya di depan kelas. Kali ini, kupasrahkan aja semua anakku ke guru sekolah minggu.
Pas jemput aku udah siap2 dengan laporan yang aneh2 karena twin ini terkenal aktif dan ga mau nurut. Beneran, guru sekolah minggu nya bilang Kenzo nangis nonstop dari awal sampe akhir, alesannya
? Macem2

Syukurlah, sus udah sembuh Sabtu nya. #happy.
Sabtu itu supaya sus tetep istirahat kita jalan2 berlima ajah.
Makan pizza, main uno stacko, naik mobil kayuh, jalan2 di area food truck
Jadi Minggu bisa back to normal, mamanya bisa leyeh2 minum kopi sambil baca koran kalo pagi2. Bisa nonton Superman vs Batman malemnya, sekalian makan malem cuma sama papanya anak2, makan malem yang damai dan sunyi. Dan pastinya bisa bangun siang2 jam 8 atau bahkan jam 9 kalo pas kumat.
No wonder ya gaji sus itu mahal, demi nama kenikmatan duniawi hehehe



Music for my kids

I like music and i want my kids to love it too  Not just listening but also play musical instrument.
Jadi masih kecil2 udah aku les in musik.
Aku ikut cara kuno, pas masih kecil banget kayak 3 tahun sampe 5 tahun gitu adalah waktunya belajar rythm dan pengenalan dasar musik. Udah agak gedean belajar piano, gedean lagi baru belajar alat lainnya.

Jadi anak2 masuk musik ensemble dari usia 3 tahunan. Bisa apa? Ya ga bisa apa2 lah, tapi mereka happy, nyanyi menari main tambourine dsb. Happy banget lah pokoknya.
Tantangannya timbul pas mereka harus belajar alat musik piano. Karena awal2 belajar alat musik dari ga bisa apa2 itu menyebalkan.
I've been there, ga punya uang untuk beli piano kan? Jadinya aku les biola dari kelas 3 SD. It suck...beneran. Udah suaranya ga enak, capek, malem2, mengurangin jam main.
Kimmy juga gitu, awal2 belajar piano, maaaan yang nungguin sampe pingin nyungsep pengsan denger dia belajar piano. Udah nadanya terbatas, lagu sederhana yang lebih disederhanakan lagi, rythmnya kacau balau tak terarah. Keluar dari kelas pusing, apalagi yang main. Kimmy malas banget belajar, hampir saban latihan pake nangis bombai. Aku bilang saban latihan karena latiannya ga rutin, guru cadangannya bosen juga mendampingi latihan hehehe.

Apakah diberhentiin? Kan keliatan anaknya ga mau latihan piano? Kan anaknya ga bahagia belajar piano? According to me yang ikut cara kuno...paksaaaa. zaman sekarang jauh lebih enak lo, cara pengajaran guru2 zaman sekarang lebih lunak daripada guru2 zaman dulu yang kaku2. Guru sekarang baik2 sabar2 padahl udah dipesenin agar agak galak sedikit.
Jarang ada anak yang mau les piano, enak main di rumah lah daripada susah2 pencet tuts. Namanya juga anak, g tau apa yang bagus dan berguna, tau nya apa yang bikin mereka happy.

Yang aku mimpi2 itu kalo anak cowokku bisa main drum. Apalagi kalo pas masih kecil kan lucu. Yup ini obsesi pribadi mama hehehe
Jadi minggu ini adalah minggu trial musik.
Twin aku daftarin di beberapa trial drum kursus musik. Mereka sih happy2 aja. Yang lebih suka drum sepertinya Kenzo, kerasan dia di dalem studio pukul kiri pukul kanan.
Sementara Kayden secara konsisten bilang mau les violin aja. Bikin aku setengah mati heran. Sambil berharap mungkin Kayden jenius biola??? hihihi



Karena ini music week, aku keluarin biola mini nya kimmy, mulai program melatih kimmy. Dulu pernah aku ajarin tapi kayaknya kekecilan, jadi minggu ini dimulai lagi pelajarannya. Dan memang jauh lebih mending dari pas dia usia 4 tahunan. Lebih cepat nangkapnya, lebih manteb geseknya.
Kayden? Karena konsissten pingin belajar biola aku ajarin juga.
Ternyata....dia cuma menang konsisten aja, prakteknya kekecilan lah ya buat belajar biola. Geseknya ngawang dan ngawur, genggamannya kaku, dan matanya kemana2 hahaha. Pastinya belum kuat menjepit biola lama2. Kayden tahan cuma 3 menitan trus kabur. Sekarang kalo ditanyain mau les drum atau les violin? Dia jawab ' mau piano.....'
Setelah lebaran rencananya twin bakalan les drum, mereka mestinya bisa lebih tinggi dikit kan? Biar duduknya gak minggir banget pas main drum

Kenzo in action

Its Kaydeeen


Sunday, 27 March 2016

Early bird present for Kimmy

Akhirnya aku ke Kidzaniaaaaaa. Duh hepinya, itu salah satu cita2ku lo, visit ke kidzania hohoho. Ini early bird present buat Kimmy, maju 1 bulan lebih awal, mumpun ada kondangan di hari Sabtu jadi aku dan Sam ajak Kimmy main ke Jakarta.

Kimmy sih happy ke kidzania, aku tau dia happy karena dia suka main pretending kayak mamanya. Bayangin ya...bisa main pretending dengan alat peraga mini yang mirip aslinya. Duhhh iri sama anak2 zaman sekarang, fasilitas lengkap banget.
Kenapa ga bawa twin? Awalnya kepingin bawa, tapi bawa 3 anak main ke Jakarta takutnya malah bludrek bin spaneng. Dan pas berada di Jkarta memang ga bawa twin adalah keputusan yang tepat.

DAY 1

Perjalanan dimulai jam 6.15 pagi pesawat berangkat. Trip kali ini ga berjalan mulus karena malem sebelum ku berangkat Kenzo demam. Ada2 aja, tapi puji Tuhan jam 4 pas aku bangun utk cek suhu dia, sudah sembuh. Keluar dari kamar aku liat Kimmy udah duduk ketip2 di sofa. Dia bangun otomatis tanpa alarm, kata orang itu namanya stres. Jelas Kimmy stres saking semangatnya, smpe satu kelas temennya pada tau dia akan ke Jakarta naik pesawat yang ada tv nya.


@ airport

Souvenir dari Garuda
Berdua terbang dengan Kimmy karena Sam sdh sejak kamis ke jakarta karena acara kantor. Asik dan melelahkan, karena si cerewet ini overwhelmed, panik pas panggilan pertama naik pesawat sedangkan aku masih santai2 duduk ga mau berdiri. Dan begitu naik pesawat langsung minta suvenir untuk anak ke pramugarinya. Teriak pas pesawat landing, dan freak out ketika ke kamar mandi sendirian dan ga tau cara buka pintu toilet di pesawat. Heboh dah bareng si Kimmy.

Nyampe di Pacific Place ternyata kepagian, jadi kita nyante dulu makan siang ala shabu2 all you can eat.
wefie di resto
Tumben2 fotoin makanan
 
Kimmy ga sanggup makan, dia cuma makan 3 pcs ayam goreng mungil, 2 pcs suchi kecil, dan mungkin cuma 3 sendok kecil nasi + daging dan terakhir ice cream. Sementara menunggu waktu kita jalan2 + ngopi. Jam 2 on time kita naik ke Kidzania, karena dipaksa sama Kimmy yang udah bener2 ga tahan kalo harus jauh2 dari pintu masuk Kidzania, hohoho

Kidzania ternyata bagusss, suka deh. Sukanya lagi karena pas itu sepi. Ada cuma seratusan lebih anak kecil. Konsepnya aku suka, pretending yang dibikin serius. Bangunannya, kostumnya, sampe alat peraganya. Aku sampe ga tau malu nanya ke pramugari nya 'Garuda" boleh ga sih mamanya ikutan simulasi...huhuhu ternyata ga boleh.


'Pasien' calon dokter gigi
Kantor Polisi

Sekolah Modellingnya






















Karena ga terlalu rame, Kimmy main cukup puas, dia ikutan modelling sampe 2x, polisi, tukang donut, tukang roti, loper koran, wall climbing, pelayan hotel, pilot, pembawa acara, belajar di universitasnya, dentist, sampe pemadam kebakaran. Dia segera dapet 2 orang temen baru, runtang runtung kekiri dan kekanan barengan. Mama papanya dengan norak ikutin dia kemanapun dia pergi :) padahal udah diusir2 sama anaknya.
Awal2 Kimmy masih jalan bareng kita, begitu dapet temen, dia langsung aja klewes lari ninggalin mama papanya. Bahkan tanpa noleh ke belakang hiksss...
Keren yaaaaaa



Pemadam kebakaran

Cita2 utama


Serius ngikutin instruksi kepala polisi

Bikin Donut

Terpenjara





My little monkey

Lihat cctv dulu sebelum kejar penjahat

Dentist

Jadi pelayan hotel



Cukup kagum dengan interiornya lo, taxi nya mungil2, cuma separoh mobil biasa. Dan kayak kota beneran, kota anak yang rame. Bentar2 ada drum band lewat, ada ambulance lewat, ada pemadam kebakaran lewat. Pokoknya ga berenti2 lah itu ada kebakaran dan penjahat lepas di Kidzania.
Lucunya lagi, ada beberapa profesi yang sepi peminat, dan mas2nya jemput bola lo cari pekerja. Profesi pekerja bengkel kan di deketnya profesi polisi yang rame banget antrinya, pas banyak anak ngantri jadi polisi, tiba2 ada mas2 dateng
'Masih antri kerja jadi polisi ya?...eh mau ga bantuin aku?'
'Bantu apa?'
'Kerja di bengkel, yuk bantuin aku kerja di bengkel, deket kok..yuuuk'
Kyaaaaaaa, pembajakan pekerja hahahahaha, sepi peminat ternyata bengkelnya.

Paling keren menurutku adalah pembawa berita, settingnya serius amat. Dari ruangannya sampe lampu2nya. Berasa di tipi beneran. Mungkin pilot juga ya, sayang ga boleh masuk. Bangunan hotelnya juga bagus, kaca semua dari atas sampe bawah. Begitu juga dengan teaternya, teater mini tapi digarap serius seperti teater beneran dalam versi mini.



Kimmy lari kekiri dan kekanan, ga mau makan malem, minum juga ala kadarnya. Tapi anaknya semangat sekali. Sampe pas jam 8 kidzania berakhir dan Kimmy....demam aja dong.
Langsung lemes langsung demam. Bete ga seh.
Pokok begitu kaki keluar dari kidzania, Kimmy nya langsung lemes. Macem doping aja itu kidzania.
Batal acara makan malem di kakilima nya mangga dua (nginep di Novotel Mangdu soalnya)
Kita makan di hotel, dan Kimmy makan dengan lemes lunglai. Minum obat, trus bobok trus ga lama muntah. Eeeeeaaaaa.....

DAY 2

Hari kedua diisi dengan rengekan Kimmy pingin berenang. Badan masih sumer tapi pingin berenang, sambil berlinangan air mata. Jelas ga boleh lah.
Tapi bukan namanya Kimmy kalo ga keras kepala. Dia tau dia harus ceria dan berkeringat supaya dikira sembuh. Di tengah2 sumer-nya itu dia berusaha keras untuk berkeringat, dari berdoa, makan bubur pasa, minum teh panas sampai sauna. Sauna???

Ceritanya kita pindah hotel ke Santika Premier. Sebelum cek in kita makan dulu di Central Park. Mau bohong gimana pun aku tau Kimmy masih sakit, tapi berusaha untuk ceria supaya bisa berenang pas cek in nanti. Dia minta teh hangat manis dan maunya makan bubur. Habis 2 mangkuk lo + bebek peking 3 gulung di Duck King. Itu semua disertai dengan berkali2 pegang dahi sendiri dan berdoa.
Dahinya masih hangat, tapi sesampainya di hotel lobby Santika, dia menuju ke resepsionis dengan berlari naik tangga sementara papa mamanya naik eskalator. canggih ga tuh.
Baru semenit nyampe kamar, Kimmy udah minta ke sauna, supaya berkeringat dan sembuh. 7.5 menit dia mendekam di sauna, keluar masih kering kerontang. Akhirnya mamanya kasih izin nyemplung 15 menit aja, setelah anaknya tersedu2 di pinggiran kolam renang. Haiiiizzzzz
15 menit dan setiap keputusan itu tentu ada resikonya. Kimmy keluar dari kolam ga kedinginan, masih ketawa2 walaupun demam, begitu mandi masuk kamar, langsung demam tinggi dan lemeessssss aja gituuuuu.
Sebel.

Acara utama kondangan, diselingi dengan kunjungan ke RS Royal Taruma. Dikasih antibiotik soalnya radang tenggorokan. Kenapa Royal Taruma, karena pas lewat. Kita ga tau RS apa yang bagus di Jakarta, jadi selewatnya aja. Acara kondangan yang seharusnya menjadi acara utama di Jakarta pun cuma berlangsung selama 15 menit doang. Dateng, isi buku tamu, tukar suvenir, masuk bentar trus pulang. Kim dan Sam di mobil. Kimmy belum bisa minum obatnya karena harus makan dulu.
Dan berakhirlah liburan Jakarta di hari ke 2

Day 3

Karena udah minum obat otomatis si Kimmy udah enakan. Sayangnya kita ga bisa kemana2, jam 11 pesawat ke Surabaya. Jadi habis makan pagi langsung cabut aja ke bandara, diiringi kicauan dan ocehan Kimmy yang udah sembuh.

Ternyata, Kayden di hari Kimmy demam, juga ikutan demam. Tapi mamaku ga mau aku kuatir, jadi ga pake bilang2. Pas aku pulang, anaknya udah sehat sembuh ceria, pokoknya tau bereslah....Thanks ya miiiii




Friday, 25 March 2016

Lagi musim cerita tentang Cita-cita

Ih lagi musim lo cerita tentang cita2 di blog.
Ikutan ah..

Cita2ku dulu waktu masih kecil ada yang 1 bertahan lama, jadi guru.
Tahunan lo aku pingin jadi guru, mamaku sampe hopeless mengarahkan anaknya untuk jadi dokter.

GURU

Kenapa guru? Karena menurutku jadi guru itu menyenangkan. Kesannya berkuasa gitu lo atas seluruh kelas. Bisa ngecek2 ulangan, dan kalo anaknya bandel bisa dihukum. Memang kesannya jadi guru jadi kurang mulia tujuannya kalau sesuai dengan mimpiku pas kecil itu kan? Tapi itu cita2 yang bertahan cukup lama. Kalo sekarang? udah nggak sama sekali sih. Aku ga suka mengajar, dan jelas ga ada bakat kesana

ASTRONOT

Cita2 ini gara2 pas SD aku doyan sekali liat2 buku astronomi /perbintangan di perpustakaan sekolah. Keren rasanya melayang2 di angkasa liat bintang2. Mama bilang untuk jadi astronot harus pintar matematika, dimana pas itu aku memang ga suka matematika (sampe sekarang) Aku ga melihat relasinya antara matematikan dengan melayang2 di udara melihat bintang. Aku sendiri juga kurang begitu ngeh kerjaannya astronot apa ya selain melayang di angkasa liat bintang dan planet?
Kalo sekarang? Jelas ga mau lah, lihat flm Gravity aja aku merinding, gimana kalo aku disana beneran, sendirian, sepi sunyi ga ada siapa2

PEKERJA KANTORAN

Dalam bayanganku pekerja kantoran itu keren, pake hak tinggi, pake jas, pake lipstik merah dan jalan bunyi tak tok tak tok di lantai kantor. Kerjanya ngapain? Ya ga tau pokoknya ngantor kan ya. hahaha
Dan itulah kerjaanku sekarang ini, wanita kantoran minus jas, minus sepatu hak tinggi, minus lipstik merah.
Ga pake jas soalnya panas gerah, kecuali kalo pas keluar kota atau ada tamu penting
Ga pake lipstik merah karena takut disorakin orang sepabrik
Ga pake hak tinggi karena kalo jalan sakit kakinya.

Cita2ku ga banyak, tapi yang paling aku pikirin adalah jadi guru itu tadi. Kenapa ya aku pingin jadi guru?
Baru belakangan aku ngerti kenapa aku kecil dulu pingin jadi guru, setelah tau cita2nya Kimmy yang mau jadi walikota.
Kimmy terkagum2 pas tau ibu Risma lah yang mengatur kota Surabaya, papan iklan dimana, gedung tinggi dimana, sampah dibuang kemana. Dan dia mau jadi ibu Risma karena bisa suruh2 dan atur2 orang.
Aku langsung mengerti kenapa aku ingin jadi guru pas kecil. Karena sifatku dan Kimmy kurang lebih sama.
HOHOHO


Monday, 14 March 2016

One day after work as working mommy

Hari ini pas pulang kerja....

Kimmy muncul duluan bukain pintu dengan mulut penuh ( jam nya anak2 makan malem jam 6 sore) di ketiaknya ada alat pengukur suhu. Aku tau kenapa dia begitu. Soalnya malem sebelumnya aku janjiin dia ke cartoon kingdom kalo sembuh. Jadi kimmy mau buktiin kalo dia udah sembuuuuh. Kadang aku memang doyan obral janji demi nama sembuh hehehe.

Kenzo kedua lari ninggalin meja makan kecilnya. Langsung peluk trus buntut di belakang. Aku tau kenapa dia begitu, karena siangnya sopir anjemnya laporan kalo tadi Kenzo marah nangis teriak2 pas undangannya dipinjem Kayden dan lungset.

Kayden lari terakhir sambil tunjukin lengan kanannya. Oh ada kasus baru ternyata. Lengannya digigit Kenzo, dan dia laporan. Kenzo udah minta maaf, tapi tetep dong laporan jalaaaaan wong sampe bekas kok.

Belum juga ganti baju, belum duduk sudah ada laporan2 lucu yang harus didengarkan, diselesaikan. Hehehe
Problem kantor dilupakan sejenak, yuk mareeee main sidang2an hehehe.

Untuk Kimmy dikasih pengertian kalo benernya dia belum sembuh walaupun suhu tubuhnya udah normal.
Kenzo yang udah langganan nangis dan tau benernya kalo dia salah ditanyain
'Kenzo sayang ga sih sama Kayden ?'
' sayang...'
' kok gigit2...? Kalo ga sayang mama titipin kayden ke ruah ama aja ya...daripada main sama2 tapi bertengkar terus'
' soalna ....soalna.....tapi kenzo udah bilang sorry'
' lain kali ga boleh gitu lagi ya....'
Pasti iya dong jawabnyaaaaa

Tapi kayden ga terima
' Kenzo bite kayden, look'
'Iya mama tau, tapi kenzo udah minta maaf kan
' tapi kenzo bite kayden'
' iya tapi kan sdh blg maaf, ayo skrg kiss kenzo ya...kan kayden maafin kenzo kan'
' kenzo kiss kayden first'

Itu singkatnya....aslinya took almost one hour.
Hohoho...its a mom's world with 3 sanguin children.

Sunday, 13 March 2016

Selalu ada jalan lain menuju Roma


Menuju Roma ga harus selalu naik pesawat terbang kan? Ekstrimnya bisa aja jalan kaki kalo niat.
Ada positif dan negatifnya untuk masing2 pilihan. Pasti dong.
Siapa bilang jalan kaki ke Roma itu adanya cuma positif aja, iya hemat, iya sehat, tapi lamaaaa kan?

Ok cut off, to the point langsung. Selama ini banyak pro kontra tentang semuanya, terutama tentang anak.
Aku dengan kata lain, termasuk ibu yang sante banget. Anjing menggonggong khafilah berlalu. Ga terlalu mengganggu sehari-hari karena aku kan kerja, dimana di kantor itu tidak ada satupun orang yang mempersoalkan ' anakmu diasuh suster yang bukan sarjana S1?' ya eyalaaah, kalo S1 kan ya gak jadi baby sitter, gimana seh...
Baik lelaki maupun wanita, ga ada yang nyinyir.

Tapi aku demennya kan scrolling IG dan facebook, yang mana media sosial itu jauh lebih kejam dalam menghakimi. Jadi walaupun ga bergaul dengan ibu2 sekolahan eh ketemu juga dengan manusia2 ga jelas yang demen banget posting2 penghakiman kayak orang butuh pengakuan aja.

1. ASI atau SUFOR
Wiiiih ini yang paling rame di antero jagad media sosial, selain masalah ibu bekerja dan ibu rumah tangga.
Anakku sufor, anak sapi / anak kaleng. Apapun itulah :)
Asi bagus, paling bagussss, tapi sufor juga bagus. Anak2ku baik2 aja, ga ada tuh yang kata2 pertamanya 'mooo' mirip sapi. Kesehatannya baik juga, sama kayak anak ASI. Karena anak ASI pun banyak juga yang langganan bapil. Kenapa gak ASI? kenapa ya? Pas itu karena ga lancar dan aku kurang berusaha. Pingin ASI? Pingin dong, kenapa pingin ASI? Karena praktis, dan hemat dan murah. Tapi karena kurang berusaha jadinya sufor lah. Kalo kata orang jadi kurang deket...kayaknya ga dari acara menyusui aja masalah kedekatan.
Anak2 kalengku

2. Ibu Bekerja atau Rumah Tangga
Sarjana dari universitas terkenal sekalipun belum tentu canggih dan sabar dalam mengasuh anak. Aku sarjana S1 lo walaupun ga cumlaude hehehe.. Tapi apa yang bisa kupraktekkan kesarjanaanku dengan bayi yang belum bisa ngomong ataupun balita yang baru belajar 1 2 3. Baby sitterku bisa ajarin 1 2 3 dan A B C, materinya tentu dari mamanya yang sarjana S1 dan demen baca2 tutorial di medsos cara mengasuh anak. Maksudku, omongan mamanya sarjana kok anaknya diasuh baby sitter lulusan SMP itu dangkal sekali. Karena ada banyak jalan mengasuh anak lewat perpanjangan tangan orang yang lebih sabar. Aku tinggal ajarin caranya, kasih bahannya. Apa baby sitter trerus yang ajarin? ya enggak dong, kayak mama bekjerja ga ada hari libur ajah
Pengalaman nih ya Kimmy ini anak pertama pernah
a. Tangannya kena setrika rambut - itu terjadi pas dia dan aku sendirian ga ada sus.
b. Jidatnya benjol besar pas mainan sama papanya, dia terjun bebas dari sofa pas umur 2 -3 taunan
c. Kepalanya robek dan dijahit pas lebaran 2 tahun lalu pas ga ada mbak/sus
Itu semuanya ga ada campur tangan sus. Apa anak2ku kalo ditangan sus aman tenteram? enggak juga, pasti ada jatuhnya, kebenturnya, tapi kalo dilihat dari skala parah...kalo aku dan Sam jaga sendiri kayaknya lebih mengkhawatirkan.

3. Cesar atau Normal.
Aku pernah keduanya. Hamil pertama normal, hamil kedua cesar operasi.
Kenapa normal? lebih karena murah dan hemat ajah, ga mikir masalah bonding dsb. Toh akhirnya Kimmy lengket juga ma ortunya, kemana2 ngintil kayak buntut
Hamil kedua cesar karena logika aja, satunya sungsang dan anaknya kembar. Mengerikan kalo tangan dokternya kudu masuk ke perut dan muter bayinya di dalem. Lagian lebih aman kalo cesar.
Enak mana? Enak normal karena recoverynya jauh lebih cepet, bukan karena anaknya akan lebih deket ke kita looooo

4. Empeng atau nggak?
Aku enggak bukan karena nanti anaknya monyong atau apa. Tapi karena nyandu dan susah lepasnya. Ini pengalaman dari adikku dulu dimana susah banget itu ngelepas empengnya.

5. Popok Kain atau Popok sekali pakai
Popok sekali pakai karena praktis di malam hari. Babynya bobok tenang, mamanya juga, susternya ikutan. Kenapa siang hari enggak? Karena anakku ga kuat terus2an pake pampers.

6. Bilingual atau bahas ibu aja?
Bilingual dooong, ga semua anak pinter bahasa. Twin tuh kalah dibanding kimmy masalah bahasa. Jadi mereka kecampur2 ga keruan masalah bahasa. Aku berbahasa indonesia di rumah, tapi aku sekolahin bilingual. Ada sedikit keraguan, bisa ga sih si twin ini  ngikutin ya? Tapi sejak masuk PG bahasa mereka udah kecampur2 'This is pillownya Kayden..' hehehe Kuatir? Lama2 bisa sendiri lah, Sante ajaaaa

7. RUM atau ke Dokter.
Aku jelas ke dokter. Paling ga tahan kalo anak sakit, bisa kepikiran dan perasaan ga enak mulu. Kerja jadi terganggu. Aku ga againts RUM lo, tapi RUM itu butuh waktu yang ga sebentar dan butuh kesabaran tingkat dewa. Kebetulan aku ga punya keduanya, jadi aku ke dokter. Antibiotik? ya kalo diperlukan mau gimana lagi. Tapi bukan berarti pasrah, cari informasi ttg dokter yang ga main antibiotik, cari info ttg sampe tahap apa anak baru perlu antibiotik. Kan aku mama sarjana S1 :) bisa baca tulis dan bisa searching google. Itu kan salah satu gunanya mama sarjana S1.

8. Les tambahan?
Iya Kimmy dan twin ada les tambahan, tapi fokusnya ga ke pelajaran. Lesnya ke mandarin, musik, menggambar. Gitu2 deh. Kenapa ga kumon? Ya karena aku merasa gapapa anakku ga bisa itung2an cepet. Tapi aku seneng anakku bisa main musik. So itu memang kembali ke orang tua masing2 sukanya gimana?
Bukan kembali ke anaknya masing2 menurutku.
Karena anak super berbakat itu jarang ada, berbakat sekalipun kalau ga latihan atau diarahkan ya mubazir juga. Anak itu demennya main, pokoknya seharian ya main, kalo perlu ga sekolah gapapa.
Kita dong orang tuanya yang mengarahkan mereka bagusnya gimana, tentunya dibarengin dengan kemampuan anak masing2. Misal nih, udah ga bakat sama sekali musik, masih aja tahunan les musik dengan level yang ga naik2.Itu baru namanya obsesi ortu.

Aku sendiri ngerasain bagusnya 'paksaan ' ortu untuk les musik.
Awalnya bete dan males banget les biola. Udah susah, suaranya ga enak, malem2 lesnya. Tapi mama tetep maksa pokoknya les.Titik
Aku baru bisa enjoy setelah ikutan ensemble atau orkestra, ternyata asik juga ya bisa main biola, keren. Dan pada saat aku kurang uang dan ajarin anak orang biola dan dapat uang, baru merasa sangat bersyukur dulu mama paksa aku belajar biola.

Kimmy sekarang baru2 aja bisa enjoy main piano, setelah setahun lebih belajar.
Awal2 belajar minta ampun dah, mamanya pake bentak2 suruh latihan dan dijagain.
Sekarang? dia bisa latihan sendiri lo walaupun sering juga keluar malesnya, itu sejak dia kepilih school band, ada rasa bangga kali ya.

Masih banyak benernya pro dan kontra
So, kesimpulannya dont judge people lah, semuanya punya positif dan negatif side.
Jangan mencari pengakuan dengan menghakimi apa yang menjadi pilihan orang lain. Karena menurutku, orang yang menjatuhkan/menyalahkan pilihan orang lain adalah orang yang butuh pengakuan / pujian dari orang lain bahwa pilihannya udah yang paling top bgt.  Gak ada yang muji dia padahal dia butuh banget, atau kalo ga gitu ya memang dia kepo dan nyinyir hehehe
Kalo segitu nganggur sampe nyinyir, get a job please.








Wednesday, 9 March 2016

Love you to the moon and back

Abaikan latar belakang kamar berantakan, maklum ngungsi
Kita ngerayain Sam's bday sederhana aja. Ya saban taun memang sederhana sih, ga pernah pake pesta hehehe. Saban taun juga selalu ada kue tart, soalnya mau jadiin itu tradisi keluarga (ambisi pribadi)
Saban taun juga selalu pagi2 kita kasih bday cake untuk yang berulang tahun lengkap dengan lilin-nya.

Tapi taun ini sedikit berbeda soalnya...
AC kamar kita rusak, jadi 3 malam berturut2 kita bobok bareng untel2an di kamar anak. Include malem pas Sam's bday :)
Sebel banget ya ga ada ac, bukan snob lo, secara pas kuliahan kan aku nge kos, ga pake ac juga. cuma pake kipas angin sosor di dinding kamar kos. Tapi hawa zaman aku kuliah dengan sekarang berbeda. Apalagi Sam yang ga nahan kalo ga ada AC, kita udah nyoba di kamar tanpa AC, dan itu bikin Sam ga bisa nafas hehehe. Akhirnya boyongan pindah ke kamar anak dengan formasi, Sam tidur di bed Kimmy, Kimmy di bed tambahan, aku bertiga dengan twin. Paling ga enak ya mamanya yang kebagian bobok sama twin, secara mereka bobok tuh demen tendang kiri kanan :(

Aku bisa kasih the right cake, bertahun2 aku kasih cake yang bukan favoritnya, walaupun dia udah kasih detail spesifik yang dia mau, lengkap dengan merknya hahaha
Bukan karena apa, tapi kadang pas kelupaan, pas males nyetir, pas orangnya ga bisa anter pagi2 dsb dsb. Kebanyakan toko kue di Surabaya ga mau anter dibawah jam 7, maunya terserah mereka . Lah rusak dong tradisi kita, daripada tradisinya yang buyar, mending kue nya aja yang ga sesuai hahaha (so selfish)
Tapi taun ini, aku bela2in nyetir jauh2 buat dapetin kue nya Sam, persis sama dengan yang dia mau (proud )

Kita dinner bertiga, yak bertiga.....karena Kimmy mana mau ketinggalan. Dia mah kayak buntut kita aja, kemana2 ngekor. Kita dinner bertiga di resto Jepang. Yang bikin spesial adalah, karena resto Jepangnya, dan Sam pesen sashimi. Sam ga doyan sashimi, juga ga gitu demen makanan Jepang. Tapi Sam tau aku doyan sashimi. Aku belum pernah ke restorant itu, sementara Sam udah pernah bareng kolega bisnisnya. Pas dia nyoba, dia tahu aku bakalan suka ke resto itu, makanya on his bday, dia ajak aku kesono :)

My fave on his bday

Anyway, Happy Bday to my other half. We've been through a LOT of things, we've been together for more than 10 years (kehitung masa pacaran juga). If i can turn back the time, i still want to be with you, with all the good and bad times we've been through.  Love you to the moon and back

H-1 sebelum HH Sam's Bday

Wednesday, 2 March 2016

Rough week and all we need sometime just simple thing

Pernah ga sih, kerasa seharian atau bahkan semingguan itu semuanya ga ada yang bener?

Nah beberapa minggu yang lalu itu aku kayak gitu.
Antara anak sakit ga sembuh2, kerjaan ga ada yang bener, AC rusak, jadinya akumulasi dan bawaannya pingin nyakot orang.

AC Rusak
Ini nyebelin abis, padahal my me time itu selimutan sementara ac di-ademin trus nonton film serial Barat (lagi demen Broke Girls) sambil ngemil dan minum teh manis hangat sampe ketiduran.
Trus tiba2 aja, AC di kamar ga dingin. Ga bisa selimutan huhuhu
Trus panggil tukang AC, dan dinyatakan tuh AC harus ngamar di kantornya sampe 3 hari.
Lenyap sudah my me time selama 3 hari, terpaksa transmigrasi ke kamar anak yang ga ada TV nya.
Ga bisa dibayangin seberapa kangennya aku sama selimutku.

Anak Sakit ga sembuh2
Ini beneran nyebelin. Dari sedih sampe pingin marah trus endingnya putus asa.
Sakitnya biasa aja, bapil biasaaaaa.
Sudah 4 dokter aku datengin, sembuh bentar eeeeh kumat lagi bapilnya.
Benernya ada 1 dokter yang nun jauh di ujung Surabaya, langgananku. Tapi udah bertekad kesono, endingnya keder juga dengan jauhnya dan antrinya. Dari pengalaman yang ada, sudah bisa dipastikan kalo antrinya bisa sampe jam 1 pagi.
Aku ke 4 orang dokter spesialis anak lo, di RS yang terkenal besar di Surabaya. Pikirku cuman bapil doang, ga satupun yang bilang radang, dan anak2ku semuanya lincah, doyan lompat2, ceria2.
Ga cuma obat yang aku kasih, dari vitamin sampe makanan bergizi masuk pula. Tapi ga sembuh juga sampe hampir 2 bulanan.
Akhirnya hari minggu sepulang gereja aku ke dokter nun jauh disana itu. Dari telp adminnya bilang
'Dokter praktek jam 5 sore, ambil nomor dari jam setengah 5 sore"
Kita kesono jam setengah 4 sore untuk ngantri ambil nomor, dengan pede nya mengira kita bisa ambil nomer 2 lah paling gak.
Dan ternyata sodara2...di halaman dokter itu sdh ada 14 orang sebelum kita!! Itu sejam sebelum nomer dibagikan loooo. Astagaaaa Sam langsung minta balik pulang, emoh dia antri lama2 gitu.
Besoknya kok ya aku inget ada 1 dokter yang pernah nyembuhin Kimmy pas kecil. Dokternya pinter, cuma antri juga dan jam prakteknya pas jam kerja. Pantes aku lupa, dan harganya memang diatas rata2 dokter anak pula. Tapi karena desperate aku kesono juga akhirnya, izin dateng siang.
Diagnosanya? Twin gapapa, ga radang, ga masyalah. Kenapa ga sembuh2? Karena ga bisa keluarin ingusnya, jadi bibit penyakitnya ga ilang jg, trus dikasih spray supaya meler. Udah itu aja, ga pake resep at all. Dan ternyata, sembuh! ohemji.....gara2 ga bisa buang ingus aja ngabisin berapa juta itu ya nak....

Kerjaan ga ada yang bener.
Antara memang jenuh atau overload jadi ga jelas juga. Pokoknya kata quote yang aku ambil di sosmed
'I come home and then blink...i am at the office again'
Thats it, persis kayak gitu perasaanku. 

Sam tau aku uring2an, dia berusaha bikin aku nyaman.
Dari bikin teh hangat manis malem2, beliin durian sampe ajak makan ke tempat yang aku pingin tapi dia ga pingin. Yak, kita berangkat ke Loving Hut, resto vegetarian yang Sam anti.
Sam ga doyan vegetarian, dia lebih seneng makan daging beneran ketimbang daging2an hehehe
Tapi terharu juga aku, karena dia akhirnya mau nemenin aku ke resto vegetarian.
Aku sendiri bukan penggemar vege, ga berniat jadi vegan juga. Aku cuma demen yang aneh2 hehehe
Semua itu sedikit menghibur sih, tapi ada 1 yang sangaaaaat menghibur.
Twin kan doyan makan nih, apa aja masuk. Tapi beberapa minggu ini kalo ke resto malah rewel makannya. Padahal di rumah enggak lo, trus baby sitterku yang udah lama ikut aku (3 taon dan aku tau dia ga suka menjilat) bilang 'haduuuh, anak2 ini memang paling suka masakannya mama ya' ke twin pas mereka di resto dan bawel makannya.
It just made my day instantly hahahaha secara aku tau aku ga pinter2 banget masaknya.
Sometime all i need maybe an appreciation :)